Saturday, December 09, 2006

SAJAK BARU JELANG TAHUN BARU

THE BALLAD OF JOHN DOE

Kelam kalbu kalut akal
Keluyuran ia dengan niat nakal
Bir murahan di tangan masih dingin
Kretek di bibir padam diusik angin

Di simpang empat ia berhenti
Merah lampu macet tak berganti
Sambil mengumpat ia putuskan jalan
Berharap sial biar mampus sekalian

Namun maut pun memalingkan muka
Merasalah ia mahluk paling celaka
Di seberang jalan geram meludah
Berang hatinya si haram jadah

Tak sekali itu berhasrat mati
Tetapi malang, berulang terlewat lagi
Maka sempoyongan ia terus melangkah
Meski hingga belulang lelah lungkrah

Tujuh tahun lalu diusir dari panti
Kerap kedapatan nyuri dana donasi
Sekarang ia hidup hanya sendirian
Masak buat mampus mesti ikut antrian

Tibalah ia di depan bar langganan
Pintu putar tertutup dengan pengumuman:
“Sorry, we're closed for christmas day
The lord took our woman away.”


BULAN BARU

Dari balik kelambu langit kelam biru
Yang bersulam awan putih kelabu
Sekilas kilau samar membayang ragu
Dari punggung pualam bulan yang baru

Pohonan senyap tak lagi berbual lagu
Punguk di dahan randu diam termangu
Beribu tahun bertahan dalam tunggu
Telah lelah bisu ia ditikam rindu


SISA BINTANG

Berguguran jatuh sisa bintang
Bergayut di pucuk batang lalang
Mama, di mana terserak mimpi kemarin hari
Yang pernah engkau lipat rapi di rak almari

Sisa bintang jatuh berguguran
Berayun bertahan di daun dahan
Helai almanak telah berganti lagi
Anak ini masih termangu menanti pagi


BUNGA DAN KUMBANG

Sebatang bunga rumput
Tumbuh menjulang rekah
Kelopaknya membuka perlahan
Menadah curah cerah cahaya

Adakah asalmu dari acak kekacauan
Dan kelak musnahmu tanpa tujuan
Ah, betapa mengerikan hadirmu di situ
Jika memang sungguh begitu

Seekor kumbang mendengung
Terbang beredar mengitari
Sayap-sayapnya bergetar
Disepuh kilau matahari

Adakah asalmu dari acak kekacauan
Dan kelak musnahmu tanpa tujuan

No comments: