Angin yang lalu
Meluruhkan daun-daun
Dalam alun yang dingin
Bertaburan, bertebaran
Kurban yang ditinggalkan
Ketika melaju ia ke selatan
Tak berhenti ia
Bahkan meski sekedar menoleh
Tiada tertahankan
Tiang lampu di kelok jalan
Yang kuning dan pucat
Berdebaran menyaksikan
Terbayang derita
Betapa telanjang dan sendirian
Batang pohon tua itu
No comments:
Post a Comment